Creative Room Indonesia

Sulitkah Menembus FSRD ITB?

sulitkah menembus fsrd itb.jpeg

Apa Sih FSRD ITB Itu?

Nama FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB memang digadang-gadang paling banyak diminati dalam SBMPTN FSRD, dari tahun ke tahun. Bagaimana tidak? Nama itu seolah magnet yang mengundang banyak minat, ketertarikan, sekaligus tantangan untuk dapat menaklukkannya!

Tapi tidak sedikit yang kecewa dengan prosentase hasilnya. Karena dari ratusan ribu yang mendaftar, ternaya dalam satu angkatannya jumlah total mahasiswa yang diterima dalam satu angkatan tidak lebih dari 260 mahasiswa, total FSRD.

Untuk tembus ITB, mekanisme ujian SBMPTN terdiri atas kelompok ujian SAINTEK, kelompok ujian SOSHUM, dan kelompok ujian CAMPURAN (mengikuti ujian ujian SAINTEK dan SOSHUM).

FSRD ITB ada dalam jalur ujian SOSHUM. Itu sebabnya jika siswa IPA yang ingin masuk FSRD ITB, maka dia harus mengambil kelompok ujian SOSHUM atau CAMPURAN.

Yang diujikan dalam Uji SBMPTN FSRD ITB terdiri dari :

  • Ujian Gambar (Gambar Suasana dan atau dengan Still Life)
  • Ujian Psikotes FSRD
  • Uji Teori SBMPTN SOSHUM

Kunci Utama Menembus FSRD ITB

Untuk tembus FSRD ITB tidaklah sesulit yang disangka. Tapi tidak mudah juga seperti yang dipikirkan. Artinya, kemampuanmu memetakan soal dan kreativitas, lebih dominan ditinjau dalam penilaian utama, ketimbang kesempurnaan mutlak nilai SBMPTN.

Quote singkat yang ingin CROOM sampaikan disini adalah :

“Jika kesempurnaan nilai yang dicapai, maka dia ada di level kecerdasan. Jurusan yang menuntut peran otak kirilah yang akan menampung. FSRD akan memilih siswa dengan kemapanan otak kanan, yang berkolaborasi dengan kreativitas maksimal, guna menghasilkan ide dan solusi cemerlang.” CROOM – 2017

Disini dapat dibedakan, bahwa FSRD ITB memang butuh calon siswa yang pintar, tapi bukan dalam kesempurnaan nilai pelajaran. Karena ide dan peran kreativitaslah yang lebih ditekankan lebih. Percuma siswa yang sempurna dalam pelajaran, tapi tidak mampu mengungkapkan Bahasa visual, apalagi ide dan kreativitas.

Mau bersaing apapun, jika porsi siswa dalam memetakan otak kanannya minim, maka akan terasa sulit untuk bisa tembus SBMPTN FSRD ITB.

Bimbel Gambar CROOM (Creative Room Indonesia) melihat kebutuhan siswa akan pemantapan otak kanan disertai bimbingan teknis gambar yang maksimal. Terlebih dalam Uji Masuk FSRD ITB, ada beberapa pola Ujian yang diterapkan, yaitu SNMPTN (saringan berbasis Prestasi Sekolah dan karya Portfolio), juga SBMPTN.

Kelas-kelas CROOM dibedakan dalam menjawab kebutuhan tersebut. Untuk SBMPTN FSRD, tersedia Kelas Gambar Reguler dengan penamaan jadwal pendaftarannya. Yaitu :

  • Kelas mendaftar bulan Agustus – September yang biasa disingkat Kelas AS
  • Kelas daftar bulan Oktober – November, disingkat menjadi Kelas ON
  • Kelas daftar bulan Desember – Januari, disingkat Kelas DJ (waktu belajar setelah UAS)
  • Kelas daftar bulan Februari – Maret, atau Kelas FM (fokus untuk siswa kelas 8-9-10-11)

Sedangkan du akelas lainnya adalah kelas yang dibuka dengan metode yang tidak seruntut kelas Reguler, yaitu :

  • Kelas INTENSIF – akan dibuka untuk kebutuhan teknis gambar yang dipercepat untuk SBMPTN (syarat sudah mampu gambar suasana dan manusia)
  • Kelas ADVANCE – yang hanya akan memetakan soal Gambar Suasana + Psikotes beserta ranking di kelas serta saran-saran dalam tiap gambar yang dibuat oleh siswa

Sedangkan untuk Ujian SNMPTN, atau berbasis Portfolio, maka CROOM membuka kelas SNMPTN yang akan berlangsung efektif Januari hingga selesai pengumpulan karya SNMPTN ke pihak Panitia pusat.

Inilah rangkaian informasi lengkap yang perlu kamu tahu soal FSRD ITB. Jika kamu tertantang, gabung aja ke kelas-kelas CROOM yang Alhamdulillah telah meloloskan 70% – 80% siswanya ke PTN baik SNMPTN maupun SBMPTN, baik di cabang Jakarta ataupun Bandung!

Ingat, Bimbel Handal tak Perlu Mahal!

Bimbel Gambar, Hanya di CROOM!